Mengulas Tentang Gejala dan Cara Mengobati Hepatitis

By | September 29, 2019

Berbicara mengenai penyakit tidak akan ada habisnya. Apalagi di era sekarang dimana semua serba instan. Pola hidup beralih menuju kehidupan monoton. Pekerja hanya duduk di depan komputer sampai sore. Tubuh tidak sempat bergerak, minum air putih kurang, dan masih ditambah jam istirahat kurang. Di sisi lain anak-anak tidak mendapat kontrol sehingga mengonsumsi jajanan secara sembarangan. Tidak heran jika kemudian banyak jenis penyakit baru. Misalnya saja, hepatitis  atau kendala kesehatan pada bagian hati.

Kondisi tersebut menjadi masalah yang sebenarnya harus dipahami oleh setiap individu yang mengaku peduli dengan kesehatan. Anda hanya perlu menyisihkan waktu sebentar untuk olah raga. Tidak perlu lama, hanya 30 menit untuk jalani atau lari setiap hari. Letakkan botol minuman di samping komputer, dan sisihkan waktu guna mengistirahatkan badan. Kegiatan-kegiatan ini terdengar remeh. Namun, kenapa belum juga dipraktekkan? Bukankah Anda mendambakan badan sehat? Mulailah untuk mendisiplinkan diri untuk masa depan yang lebih sehat.

Hepatitis adalah keadaan seseorang yang mengalami peradangan pada bagian hati. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh penyebaran virus ataupun hal lain. Seperti penyakit lainnya keadaan ini juga secara tidak langsung akan menghambat metabolisme tubuh. Apalagi ketika merujuk pada manfaat hati. Mulai dari organ yang bermanfaat dalam proses netralisir racun. Hati juga digunakan tubuh untuk mengurangi kelebihan lemak, mengaktifkan enzim yang dibutuhkan tubuh, membentuk protein, serta menyimpan karbohidrat.

Jenis gangguan tersebut mempunyai berbagai jenis sesuai dengan penyebabnya. Misalnya saja, hepatiti A yang disebabkan oleh virus hepatitise A yang tertular melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berikutnya terdapat yang B, sesuai namanya jenis ini disebabkan oleh virus B yang ditularkan melalui cairan dalam tubuh. Seperti darah, cairan mani, cairan dalam vagina, dan lain sebagainya. Hepatitise C, didukung oleh virus C yang ditularkan melalui cairan dalam tubuh saat digunakan. Contoh, jarum suntik, dan kondom.

Penyakit ini tidak mempunyai gejala yang signifikan. Beberapa dari tandanya mirip dengan gejala penyakit lainnya. Dari sini terlihat jelas bahwa setiap gejala dalam tubuh tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sebab, badan manusia tersusun atas berbagai organ vital yang saling terikat. Jadi, apabila terjadi tanda aneh dalam tubuh. Anda harus bergegas berkonsultasi kepada ahlinya. Berikut gejala gangguan peradangan hati. Yaitu:

  1. Mengalami flu, demam, mual, dan muntah. Gejala ini hampir sama dengan tanda demam biasa. Namun, pada peradangan hati diikuti dengan tanda lain. Seperti nyeri pada perut.
  2. Berat badan yang turun drastis. Hampir semua gangguan kesehatan akan membuat penderitanya mengalami penurunan berat badan. Maka dari akan lebih baik ketika Anda mengkonsultasikannya.
  3. Urin berubah warna menjadi gelap. Urin berubah warna bisa jadi sebagai tanda diabetes ataupun yang lainnya. Namun, ketika terjadi gangguan pada hati urin berubah warna seperti teh.
  4. Nyeri pada bagian perut. Rasa nyeri yang sangat perih pada bagian perut.
  5. Nafsu makan seketika menurun.

Sedangkan untuk pengobatan hepatitis harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab gangguan. Apabila dirasa masih aman dokter hanya memberikan beberapa obat untuk menghentikan kerusakan. Sedangkan pada kondisi kronis para ahli akan melakukan tindakan khusus seperti pemberian obat antivirus pada pasien. Hal tersebut ditujukan untuk menghentikan memusnahkan virus dan menghentikan kerusakan pada hati.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *